HUBUNGAN PEMBERIAN INSENTIF DENGAN MOTIVASI KERJA PEGAWAI DI INSTALASI GAWAT DARURAT

Posted on : Juli 3, 2014 | post in : HASIL PENELITIAN |Leave a reply |

ABSTRAK

Hasil survei kepada pegawai Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Daerah Tais Kabupaten Seluma, sering terjadi keterlambatan dalam pemberian insentif kepada pegawainya. Pemberian insentif diberikan dalam setiap bulan, namun pada kenyataannya diberikan dalam tri wulan sekali. Hal ini dikarenakan kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Seluma yang memberikannya insentif setiap tri wulan, sehingga jika insentif terlambat diberikan, maka sebagian pegawai kelihatan kurang bergairah melakukan pekerjaannya dalam hal melayani pasien yang datang. Penelitian Untuk mempelajari hubungan pemberian insentif dengan peningkatan motivasi kerja pegawai.
Insentif adalah balas jasa yang diberikan oleh suatu perusahaan atau instansi pada karyawan yang dapat dinilai dengan uang, dan mempunyai kecenderungan diberikan secara tetap. Motivasi adalah Keadaan kejiwaan dan sikap mental manusia yang memberikan energi, mendorong kegiatan atau gerakan dan mengarahkan atau menyalurkan perilaku ke arah mencapai kebutuhan yang memberi kepuasan atau mengurangi ketidakseimbangan.
Penelitian dilaksanakan dengan metode deskriptif kuantitatif menggunakan pendekatan study cross sectional. Populasi penelitian ini seluruh pegawai di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Daerah Tais Kabupaten Seluma yang berjumlah 20 orang. Metode pengambilan sampel dilakukan secara total sampling. Analisa yang digunakan adalah analisa univariat dengan maksud untuk menggambarkan distribusi frekuensi dari masing-masing variabel yang diteliti baik variabel independent maupun variabel dependent Analisa bivariat bertujuan untuk melihat hubungan antara dua variabel yaitu variabel independent dan variabel dependent menggunakan uji statistik corellation rank spearman.
Hasil uji rank spearman didapat nilai sig. (2 tailed) = 0,001<0,05 berarti signifikan. Berarti terdapat hubungan yang signifikan antara Insentif dengan motivasi kerja. Jadi Ha diterima dan Ho ditolak. Insentif dinyatakan rendah hal ini dapat dilihat dari jawaban responden sebanyak 12 orang menyatakan mendapat Insentif rendah di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Daerah Tais Kabupaten Seluma. Motivasi kerja dinyatakan tinggi, hal ini dapat dilihat dari jawaban responden sebanyak 12 orang menyatakan motivasi kerja pegawai tinggi di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Daerah Tais Kabupaten Seluma. Ada hubungan yang signifikan antara Insentif dengan motivasi kerja Pegawai di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Daerah Tais Kabupaten Seluma.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Theme Designed Bymarksitbd