Hubungan antara sikap mawas diri dengan pelaksanaan pasien Hepatitis B

Posted on : Februari 15, 2015 | post in : HASIL PENELITIAN |Leave a reply |

ABSTRAK

Sikap mawas diri perawat zmerupakan suatu respon yang hanya akan timbul apabila individu dihadapkan pada suatu stimulus yang menghendaki adanya reaksi yang akan dinyatakan dalam perwujudan sikap. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan sikap mawas diri perawat dengan pelaksanaan perawatan pasien hepatitis B di ruang rawat inap RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu Tahun 2009. Jenis penelitian ini merupakan penelitian Observasional Analitik. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah cross sectional. Besar sampel yang digunakan adalah 45 orang responden. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan teknik Totaly Sampling dimana sampel diambil secara keseluruhan. Data dijumlahkan, dibandingkan dengan jumlah yang diharapkan dan dipresentasikan, dimasukkan kedalam standar kriteria sesuai dengan defenisi operasional dan kemudian diperoleh hasil bahwa dari 45 orang perawat yang bertugas di ruang kemuning dan ruang Melati terdapat 38 orang (84,4 %) perawat yang mempunyai sikap unfavorable, pelaksanaan perawatan pasien hepatitis dengan kateori buruk yaitu 36 orang (80 %) dan pelaksanaan perawatan pasien yang buruk yaitu pada perawat yang mempunyai sikap mawas diri unfavorable yaitu 35 orang/(77,8%).

Kata Kunci : mawas diri perawat, pelaksanaan perawatan, Hepatitis
Daftar Pustaka : 1999 – 2009

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Theme Designed Bymarksitbd