Studi Timbulan, Komposisi, Dan Pengelolaan Sampah

Posted on : Mei 25, 2015 | post in : HASIL PENELITIAN |Leave a reply |

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa jumlah timbulan sampah, komposisi sampah pengolaan sampah yang terdapat di Kecamatan Selebar Kota Bengkulu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu survey. Populasi yang diteliti adalah Rumah Tangga yang terdapat di Kelurahan Pagar Dewa, Betungan, dan Sukarami Kecamatan Selebar Kota Bengkulu yang dihasilkan setiap harinya. Sedangkan sampel yang akan diambil dari penelitian adalah diambil 15 rumah tangga dari Kelurahan Pagar Dewa, Betungan, dan Sukarami. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik porposive sampling yaitu penentuan sampel berdasarkan pertimbangan peneliti yaitu dengan mempertimbangkan kepadatan penduduk yaitu penduduk yang padat, menengah dan yang tidak padat. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif yaitu mengmbarkan timbulan, komposisi dan pengelolaan sampah di Kecamatan Selebar Kota Bengkulu. Hasil penelitian menunjukkan Timbulan sampah di Kelurahan Pagar Dewa diperoleh timbulan sampah sebesar 42,96 Kg, di Kelurahan Betungan diperoleh timbulan sampah sebesar 34,08 Kg, dan di Kelurahan Sukarami diperoleh timbulan sampah sebesar 19,38 Kg, dan Komposisi sampah di Kelurahan Pagar Dewa sampah organik sebesar 27,1025 Kg dan sampah non organik sebesar 15,86125 Kg dan komposisi sampah di Kelurahan Betungan organik sebesar 15,86125 Kg dan sampah non organik sebesar 18,22125 Kg serta komposisi sampah di Kelurahan Sukarami sampah organik sebesar 12,84 Kg dan sampah non organik sebesar 6,545 Kg serta Sistem pengelohan sampah yang dilakukan di Kelurahan Betungan menggunakan sistem pengolahan sampah penampungan/pewadahan oleh rumah tangga, kemudian pengumpulan petugas sampah kelurahan mengambil sampah untuk dilakukan pemindahan sampah ketempat pengumpulan sampah kelurahan yang telah disedikan 2 container, setelah itu petugas Dinas kebersihan kota akan melakukan pengangkutan sampah dan pembuangan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Selain itu dana dan sarana pengelolaan sampah yang masih kurang sehingga pengelohan sampah belum maksimal. Dalam hal pengelohan sampah di Kota Bengkulu belum dilakukan daur ulang yang memiliki nilai ekonomis, sehingga sampah yang di TPA terakumulasi sekitar sebanyak 600m3 per hari.
Saran penelitian Kepada Dinas kebersihan hendaknya dapat bekerjasama dengan Kelurahan maupun perangkat RW dan RT setempat untuk melakukan sosialisasi dalam hal pengumpulan sampah organik dan non organik. Selama ini masyarakat dalam mengumpulkan sampah tidak memisahkan antara sampah organik dan non organik. Selain itu perlu pemerintah harus berperan aktif meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah sehingga diperlukan strategi dari pemerintah daerah yang mendorong semua pihak di Kota Bengkulu untuk meminimalisasi sampah serta memaksimalkan daur ulang sampah. Untuk keterbatasan dana dan sarana pengelolaan sampah, pemerintah daerah hendaknya mendorong program-program yang dapat memberdayakan pengelolaan sampah seperti daur ulang sampah menjadi sesuatu yang memiliki nilai ekonomis sehingga jumlah sampah yang terakumulasi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dapat dikurangi.

Kata Kunci: Timbulan, Komposisi, Pengelolaan Sampah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Theme Designed Bymarksitbd