ANALISIS MOTIVASI KERJA PEGAWAI BIDANG CIPTA KARYA DINAS PEKERJAAN UMUM

Posted on : November 13, 2015 | post in : HASIL PENELITIAN |Leave a reply |

ABSTRAK

Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum  bergerak di bidang Perumahan dan Permukiman yang mempunyai tugas pokok perumusan kebijakan teknis, pembinaan, pengembangan, pemberian rekomendasi dan fasilitasi teknik, pelaksanaan, pengendalian dan pengawasan di bidang pengelolaan air bersih, sanitasi dan penyehatan lingkungan permukiman serta penataan kawasan perumahan dan mempunyai fungsi penyusunan program kerja di bidang pengelolaan air bersih, sanitasi dan penyehatan lingkungan permukiman serta penataan kawasan, perumusan kebijakan teknis di bidang pengelolaan air bersih, sanitasi dan penyehatan lingkungan permukiman serta penataan kawasan, pelaksanaan, pembinaan, pengawasan dan pengendalian tugas di bidang pengelolaan air bersih, sanitasi dan penyehatan lingkungan permukiman serta penataan kawasan; dan pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan  bidang  tugasnya. Melihat kondisi pegawai dalam pengamatan saya bahwa pegawai kurang termotivasi melakukan kegiatan-kegiatan dilapangan, hal ini dikarenakan banyak pekerjaan yang harus lakukan.

Hasil pengamatan terlihat pegawai tidak adanya insentif yang diberikan kepada pegawai, sehingga pegawai hanya menerima gaji yang diterima dalam setiap bulan saja. Selain itu juga dalam pelaksanaan kegiatan pegawai sering datang terlambat dan pulang sebelum selesai, sehingga para pekerja dalam melaksanakan pekerjaannya tidak mendapatkan pengawasan yang menyebabkan pekerjaan yang dilakukan tidak dapat terselesaikan tepat waktu. Kondisi menyababkan terjadinya kesenjangan dari hasil pekerjaan yang diharapkan dengan hasil pekerjaan yang telah dilaksanakan. Ini merupakan indikasi rendahnya motivasi pegawai dalam melaksanakan pekerjaannya. Rumuskan permasalahan dalam penelitian ini adalah Bagaimana Motivasi Kerja Intrinsik Motivasi Kerja Ektrinsik Pegawai Bagian Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Rejang Lebong. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Motivasi Kerja Intrinsik Motivasi Kerja Ektrinsik Pegawai Bagian Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Rejang Lebong.

Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif yaitu suatu metode dalam meneliti status sekelompok manusia, suatu objek, suatu kondisi, suatu system pemikiran ataupun suatu kelas peristiwa pada masa sekarang. Tujuan dari penelitian deskriptif ini adalah untuk membuat deskripsi atau gambaran secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antar fenomena yang diselidiki. Sampel dalam penelitian ini seluruh pegawai Bagian Cipta Karya Dinas pekerjaan Umum Kabupaten Rejang Lebong berjumlah 41 orang. Analisis deskriptif untuk mengambarkan motivasi kerja pegawai Bagian Cipta Karya Dinas pekerjaan Umum Kabupaten Rejang Lebong.

Hasil penelitian yang dilakukan di dapat rata-rata nilai motivasi intrinsik pegawai Bagian Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Rejang Lebong sebesar 3.95. Hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pegawai Bagian Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Rejang Lebong memiliki motivasi intrinsik dengan katagori termotivasi. Ini menunjukkan bahwa motivasi ektrinsik pegawai sudah termotivasi dan hasil penelitian yang dilakukan di dapat rata-rata nilai motivasi ektrinsik pegawai Bagian Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Rejang Lebong sebesar 3.55. Hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pegawai Bagian Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Rejang Lebong memiliki motivasi ektrinsik dengan katagori termotivasi. Ini menunjukkan bahwa motivasi ektrinsik pegawai sudah termotivasi.

Pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Rejang Lebong dapat memberikan kesempatan dan mendukung pegawai dalam mengembangkan diri, seperti memberikan pelatihan tentan pekerjaan yang dilakukan, memberikan bimbingan kepada pegawai dalam melaksanakan pekerjaan serta memberikan izin dan mendukung bagi pegawai untuk melanjutkan kuliah untuk meningkatkan pengetahuan yang dimiliki pegawai, dapat memberikan imbalan yang memadai kepada pegawai sesuai dengan hasil kerja yang mereka lakukan agar mereka dapat bekerja lebih termotivasi dengan bermotivasi untuk bekerja secara maksimal serta  perlunya pembagian kerja yang merata antara pegawai yang satu dengan yang lain agar tidak ada pekerjaan yang dibebankan pada salah satu pegawai, sehingga tidak terjadi kecemburuan sosial di tempat kerja karena semua pegawai diperlakukan sama.

Kata Kunci:  Motivasi Intrinsik, Motivasi  Ektrinsik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Theme Designed Bymarksitbd