KINERJA PELAYANAN PUBLIK DI KECAMATAN

Posted on : November 13, 2015 | post in : HASIL PENELITIAN |Leave a reply |

ABSTRAK

Penelitian ini untuk mendiskripsikan kinerja pelayanan publik di Kantor Kecamatan Singaran Pati Kota Bengkulu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini di fokuskan pada kinerja pegawai dalam pelayanan publik yang mencakup kuantitas, kualitas dan ketetapan waktu yang  difokuskan pada pembuatan KTP dan KK.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja pelayanan publik belum mencapai hasil yang optimal. Kuantitas Kinerja pelayanan dari segi kuantitas sudah cukup baik dimana program kerja dan kegiatan semuanya dapat terealisasi dengan baik, bahkan ada kegiatan yang pencapaiannya mencapai target yang direncanakan. Dari aspek Kualitas pekerjaan tangible (bukti fisik), menurut warga dilihat dari kebersihan, ketersediaan peralatan reliability (keandalan), menurut warga dilihat dari perlakuan warga, Kecamatan Singaran Pati Kota Bengkulu, waktu antrian di ruang administrasi responsiveness, berdasarkan hasil penelitian petugas selalu memberikan bantuan walaupun tidak diminta, petugas memberikan penjelasan tentang prosedur pengisian blangko denganjelas, dan rasa aman yang terjamin.  Emphaty. Berdasarkan penelitian dilihat dari sikap sabar petugas saat memberikan pelayanan KTP dan KK petugas bertutur kata yang sopan sehingga warga merasa dilayani dengan baik. Ketepatan waktu dari segi ketepatan waktu berdasarkan penelitian kurang baik, dilihat dari disiplin pegawai masih datang kurang tepat sehingga mereka tidak dapat menyelesaikan pekerjaan tepat pada waktunya. Adapun program kerja belum dapat terealisasikan tepat waktu dikarenakan kurangnya disiplinpegawai.

Berbagai kendala di temui disebabkan karena kurangnya dukungan sumber daya aparatur yang memiliki kreativitas dan inovasi dalam pelaksanaan tugas dan tanggungjawab yang diberikan. Disisi lain masih kurang meratanya distribusi pekerjaan, serta belum meratanya kesempatan yang diberikan kepada aparatur untuk meningkatkan kualitas sumber daya aparatur, melalui pendidikan dan latihan, sehingga kinerja aparatur belum dicapai sebagaimana yang diharapkan terutama dalam penyelenggaraan pelayanan publik.

Kata kunci :Kinerja Aparatur, Pelayanan Publik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Theme Designed Bymarksitbd