PELAKSANAAN TUGAS SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DALAM PENERTIBAN PEDAGANG KAKI LIMA

Posted on : Maret 23, 2016 | post in : HASIL PENELITIAN |Leave a reply |

ABSTRAK

Pedagang kaki lima menjadi permasalahan yang harus dicarikan pemecahannya.  Kehadirannya di perkotaan seringkali dianggap pemerintah sebagai biang kemacetan, dan kekumuhan serta merusak keindahan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Informan dari penelitian ini adalah pedagang kaki lima, petugas Satpol PP dan kepala pasar di Kota Bengkulu. Penetuan informan penelitian menggunakan metode purposive sampling. Dalam hal ini yang menjadi pertimbangan yaitu informan yang terlibat langsung dan memahami tentang permasalahan penertiban pedagang kaki lima. Analisis data pada penelitian ini menggunakan tahapan analisis data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari empat alur kegiatan yang terjadi bersamaan, yaitu: pengumpulan data, analisis data secara keseluruhan, tampilkan data dan simpulan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan tugas Satuan Polisi Pamong Praja dalam penertiban umum mengalami konflik antara pedagang kaki lima dengan Satuan Polisi Pamong Praja, sehingga seringkali penertiban pedagang kaki lima terjadi aksi perlawanan oleh pedagang kaki lima saat penertiban dilakukan. Hal ini dikarenakan Satuan Polisi Pamong Praja dalam melakukan penertiban belum sepenuhnya melaksanakan tugas sesuai prosedur dan aturan yang ada seperti tidak menyampaikan atau membacakan surat perintah penertiban kepada pedagang kaki lima. Selain itu juga penyebab konflik yang terjadi ini dikarenakan masih banyaknya petugas Satuan Polisi Pamong Praja yang tidak memahami peruturan dan tidak memiliki Standar Operasional Prosedur dalam melaksanakan tugas, khusunya dalam menertibkan pedangang kaki lima, hanya bekerja sesuai dengan tugas yang diberikan tanpa dibekali oleh pemahaman dan pengetahuan dalam menertibkan pedagang kaki lima serta belum memiliki sumber daya cukup dalam hal untuk memahami peraturan dan prosedur dalam melakukan penertiban umum.

Saran kepada Satpol Polisi Pamong Praja hendaknya dapat melaksanakan tugasnya sebaik mungkin dengan mengikuti prosedur yang ada, khususnya sebelum melakukan penertiban dapat membacakan surat perintah penertiban kepada pedagang kaki lima. Selain itu satpol hendaknya dapat lebih sabar menghadapi pedagang yang bersifat anarkis dan tidak terbawa emosi dan berbuat anarkis pula terhadap para pedagang agar tidak terjadi konflik saat melakukan penertiban pada pedagang kaki lima dan penertiban yang dilakukan Polisi Pamong Praja di Kota Bengkulu dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan apa yang diharapkan. Oleh karena itu solusi yang harus dilakukan yaitu dengan memanfaatkan lahan kosong di sekitar Pasar Mingu dan Pasar Panorama untuk memberikan kesempatan pada pedagang untuk berjualan, sehingga para pedagang berjualan tetap berada pinggir jalan dan memiliki tempat berjualan yang luas.

Kata kunci: Pelaksanaan Tugas, Satuan Polisi Pamong Praja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Theme Designed Bymarksitbd