Komponen Sistem Hidroulik pada Silinder Stick Exacavators

Posted on : Maret 25, 2016 | post in : TEORI TEKNIK |Leave a reply |

Tangki atau Reservoir

Adapun pemakaian tangki atau reservoir dalam  sistem hidroulik ini  adalah berfungsi antara lain sebagai berikut :

  1. Menampung cadangan Fluida dan menerima kelebihan minyak selama operasi.
  2. Membantu berlangsungnya siklus fluida secara alami
  3. Menunjang berlangsungnya pendinginan fluida

Pompa

Pompa adalah suatu alat yang digunakan untuk memindahkan cairan/fluida dari suatu tempat, ke tempat yang lain dengan cara menaikkan tekanan cairan/fluida. Penggunaan pompa roda gigi ini  menghasilkan tekanan yang tinggi untuk pemindahan tenaga pada peralatan hidroulik. Pompa roda gigi ini mempunyai tekanan 500Psi berdasarkan hidroulik statik. Di dalam sistem hidroulik pompa ada 3 macam yaitu :

  1. Pompa Gear
  2. Pompa Vane
  3. Pompa Piston
  • Katup Kontrol

Sistem hidroulik membutuhkan katup kontrol untuk mengarahkan dan mengatur aliran fluida dari pompa keberbagai peralatan beban. Walaupun katup-katup digunakan untuk berbagai tujuan, pada dasarnya katup kontrol hanya digunakan untuk melewatkan atau menghalangi aliran fluida.

Pada dasarnya koneksi suatu katup dinamakan  fort (lubang), karena itu suatu analogi untuk katup kontrol adalah sakelar on/off, lampu sederhana.

  • Pipa

Pemilihan pipa biasanya merupakan konsekuensi langsung dari tekanan. Ini dapat dibuat sebagai pipa yang dilas atau ditarik (tanpa sambungan). Pipa yang dilas mempunyai kelemahan bawaan di bawah sambungan las, pemilihan pipa tanpa sambungan lebih disukai untuk semua sistem hidroulik kecuali sistem yang bertekanan paling rendah.

Pipa hidroulik dispesifikasikan oleh ketebalan dinding yang menentukan rating tekan dan diameter luar, kenyataannya untuk sebuah pipa dengan tekanan lebih tinggi mempunyai diameter dalam yang lebih kecil, selain itu pipa ditetapkan ukurannya demi menentukan kecepatan aliran yang dispesifikasikan agar sesuai dengan aliran yang diharapkan.

  • Silinder Stick

Suatu sistem hidroulik umumnya berhubungan dengan gerakan, penjepitan, atau penerapan gaya pada sebuah objek. Peralatan yang benar-benar memenuhi sasaran ini dinamakan silinder stick. Dimana pada exacavators ada yang dinamakan silinder stick. Silinder stick digunakan untuk memindahkan objek atau penerapan sebuah gaya dalam saluran yang lurus, sebagai penghasil gerak lurus berulang.

Pada silinder stick ini terdapat komponen- komponen utama yang akan direncanakan yaitu :

  1. Batang penekan

Batang penekan berfungsi sebagai pendorong beban, karena pengaruh tekanan yang terjadi pada piston di dalam silinder kerja. Karena fungsi tersebut maka batang penekan harus direncanakan terbebas dari tekukan yang mengakibatkan batang bengkok, penentuan kapasitas tekan / angkat dapat memudahkan dalam hal perencanaan batang penekan, demi terpenuhinya poin di atas.

Selain terbebas dari tekukan, batang penekan harus dibuat tahan gesekan dan karat (biasanya dipergunakan bahan stainless steel) yang dapat terjadi karena debu dan kotoran, sehingga terjadi keausan pada batang penekan. Pada kondisi kerja di lapangan, batang penekan harus tahan terhadap beban kejut yang mungkin terjadi.

  1. Silinder Kerja

Permukaan dalam silinder perlu dibuat sangat halus demi mencegah kehausan dan kebocoran. Biasanya digunakan tabung baja tarik tanpa kampuh yang dikerjakan dengan mesin (dikikir) sampai suatu tingkat penyelesaian yang akurat. Dalam aplikasi dimana silinder tak sering digunakan atau mengalami kontak dengan bahan korosif, dapat digunakan tabung yang terbuat dari baja tahan karat, alumunium atau kuningan.

  1. Piston

Piston biasanya dibuat dari besi atau baja. Piston tidak hanya mentransmisi gaya kebatang, tetapi harus juga berlaku sebagai bantalan gesek dalam silinder dan menyediakan suatu seal antara sisi-sisi tekanan tinggi dan rendah. Biasanya digunakan seal piston antara piston dan silinder. Kadang-kadang kebocoran kecil dapat ditoleransi dan seal tidak perlu diganti.

  1. Seal

Kebocoran sebuah sistem hidroulik bisa menimbulkan masalah yang besar yang mengakibatkan rugi efisiensi, meningkatnya pemakaian daya, meningkatnya temperatur, kerusakan lingkungan dan bahaya keamanan.

Kebocoran kecil dapat mengakibatkan hal kecil dan bahkan dapat secara sengaja dibuat demi menyediakan pelumasan pada bagian-bagian yang bergerak. Sebaliknya kebocoran besar selalu memiliki konsekuensi yang gawat. Dalam sistem hidroulik rugi kebocoran minyak sangat mahal, karena minyak yang hilang harus diganti dan selain itu kubangan minyak yang dihasilkan berbahaya dan sering tidak terlihat.

  1. Baut dan mur

Fungsi baut dan mur pada perencanaan ini adalah untuk mengikat piston dan batang penekan serta penutup silinder kerja dengan silinder kerja sesuai dengan kegunaannya untuk menyatukan dua buah benda, fungsi baut dan mur dapat juga menghilangkan konsentrasi tegangan.

 

 

Keterangan   :

  1. Reservoir
  2. Pompa
  3. Katup Kontrol
  4. Perpipaan hidroulik
  5. Silinder Stick

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Theme Designed Bymarksitbd