Mekanisme Perubahan Anggaran

Posted on : April 19, 2016 | post in : TEORI KEUANGAN |Leave a reply |

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 dan Perubahan Nomor 59 tahun 2007 tentang pengelolaan keuangan daerah Pasal 154 bahwa: 1) Perubahan APBD dapat dilakukan apabila terjadi: a) Perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi, b) Keadaan yang menyebabkan harus dilakukan pengeseran anggaran atar unit organisasi, antar kegiatan, dan antar jenis belanja, c) Keadaan yang menyebabkan saldo anggaran lebih tahun sebelumnya harus digunakan dalam tahun berjalan, d) keadaan daarurat, dan e) keadaan luar biasa, 2) perubahan APBD hanya dapat dilakukan 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun anggaran, kecuali dalam keadaan luar biasa.

Mekanisme perubahan APBD sesuai Pasal 154 ayat (1) Permendagri Nomor 13 Tahun 2006 terakhir diubah dengan Permendagri Nomor 21 Tahun 2011, dinyatakan perubahan APBD dapat dilakukan apabila terjadi: (a) perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi KUA; (b) keadaan yang menyebabkan harus dilakukan pergeseran anggaran antar unit organisasi, antar kegiatan, dan antar jenis belanja; (c) keadaan yang menyebabkan saldo anggaran lebih tahun sebelumnya harus digunakan dalam tahun berjalan; (d) keadaan darurat; dan (e) keadaan luar biasa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Theme Designed Bymarksitbd