Safety and Work Helath – Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Posted on : April 25, 2016 | post in : TEORI KESEHATAN |Leave a reply |

Setiap orang tentu menginginkan bekerja secara aman dan nyaman, oleh karena itu para karyawan akan menuntut jaminan keselamatan kerja kepada pemberi kerja. Pada sisi lain, pemberi kerja menilai bahwa berkaitan dengan keselamatan kerja mengeluarkan biaya yang tidak sedikit dapat berakibat pada kecilnya pendapatan perusahaan. Sebagian perusahaan akan mengurangi kewajiban untuk memberikan kenyamanan dan keamanan kerja karyawannya. Situasi ini dapat terjadi di negara negara yang sedang berkembang terbukti dari tingginya tingkat kecelakaan kerja.

Kecelakaan kerja dapat disebabkan oleh dua faktor utama, antara lain manusia dan lingkungannya. Faktor manusia, karena mengabaikan peraturan dan ketentuan kerja, sedangkan faktor lingkungan kerja berkaitan dengan peralatan-peralatan kerja yang tidak layak lagi untuk digunakan.Faktor peralatan member kerjadian yang lebih tinggi frekuensinya dibandingkan dengan faktor manusia.

Secara umum, terdapat tiga alasan mengapa program keselamatan kerja merupakan keharusan bagi setiap perusahaan untuk melaksanakannya, antara lain alasan moral, hukum, dan ekonomi. Sebagai alasan moral, manusia memiliki hak untuk memperoleh perlindungan atas keselamatan dan kesehatan kerja, moral dan kesusilaan, serta perlakuan yang sesuai dengan harkat dan martabat manusia dan nilai-nilai agama (Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan). Alasan lain yang sama pentingnya dengan moral adalah alasan hukum, terdapat pada undang-undang (nomor 1 tahun 1970 dan undang-undang nomor 23 tahun 1992) tentang ketenagakerjaan yang merupakan jaminan bagi setiap pekerja untuk menghadapi resiko kerja yang dihadapinya yang ditimbulkan pekerjaan. Alasan ekonomi timbul karena mengeluarkan biaya-biaya yang tidak sedikit jumlahnya akibat kecelakaan kerja yang dialami pekerja.

Sistem manajemen kecelakaan dan kesehatan kerja terdapat pada peraturan menteri tenaga kerja Nomor Per.05/MEN1996 Pasal 1, sebagai bagian dari sistem manajemen keseluruhan yang meliputi  struktur organisasi, perencanaan, tanggung jawaban, pelaksanaan, prosedur, proses, dan sumber daya yang dibutuhkan bagi pengembangan, penerapan, pencapaian, pengkajian, dan pemeliharaan kebijakan keselamatan dan kesehatan kerja dalam rangka mengendalikan resiko yang berkaitan dengan kegiatan kerja guna terciptanya tepat kerja yang aman,efisien, dan produktif. Tujuan utama dari system manajemen keselamatan dan kesehatan kerja adalah pengelolaan aktivitas-aktivitas organisasi untuk mengurangi atau menghilangkan resiko  kecelakan kerja yang dialami para anggota organisasi untuk mencapai tujuan organisasi secara efisien dan efektif.

Sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja dapat diterapkan pada berbagai tingkatan manajemen.Pada tingkat operasional, sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja melaksanakan aktivitas manajemen yaitu perencanaan, pengorganisasian, penyusunan, dan pengawaasan yang berkaitan dengan kegiatan-kegiatan operasional keselamatan dan kesehatan kerja dalam organisasi. Pada tingkat organisasional aktivitas-aktivitas yang dilakukan adalah kebijakan, pengorganisasian, perencanaan,dan implementasi, penggerakan untuk perbaikan.

Suatu tanggungjawab bagi pemberi kerja untuk mengatasi kecelakaan kerja yang dialami setiap pekerja dalam melaksanakan tugasnya. Berbagai tindakan dapat dilakukan untuk mengatasi kecelakaan kerja, antara lain, pendidikan karyawan, mengurangi  kondisi yang tidak aman, seleksi dan penempatan karyawan, pelatihan karyawan, kualitas supervisor, dan ergonomic. Kesehatan kerja merupakan  hal penting ditangani oleh pemberi kerja untuk meningkatkan hasil kerja dalam pencapaian tujuan organisasi. Sebagai akibat dari masalah kesehatan, tingginya tingkat perputaran dan absensi kerja, dan produktivitas yang rendah menyebabkan kerugian yang dialami perusahaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Theme Designed Bymarksitbd