Perencanaan Sumber Daya Manusia

Posted on : April 25, 2016 | post in : TEORI MANAJEMEN |Leave a reply |

Perencanaan sumber daya manusia merupakan tindak lanjut dari analisispekerjaan yang telah disusun sebelumnya.Berdasarkan informasi-informasi pekerjaan baik yang disusun dalam uraian pekerjaan maupun spesifikasi pekerjaan, tindakan selanjutnya adalah menentukan jumlah dan mutu sumber daya manusia yang dibutuhkan.Perencanaan sumber daya manusia merupakan salah satu fungsi manajemen sumber daya manusia untuk menentukan jumlah dan mutu sumber daya manusia pada berbagai pekerjaan dalam pencapaian tujuan organisasi.Melalui perencanaan sumber daya manusia, perusahaan dapat menentukan jumlah dan mutu tenaga kerja yang dibutuhkan dalam jangka pendek, menengah, dan panjang. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengurangi ketidakpastianakan kebutuhan sumber daya manusia pada waktu yang akan mendatang.

Manajer akan melakukan perhitungan dan peramalan akan kebutuhan sumber daya manusia, kemudian menyesuaikanya dengan ketersedian sumber daya manusia di masa yang akan mendatang. Berbagai kemungkinan akan dapat terjadi, kekurangan dan kelebihan sumber daya manusia. Anda sebagai pengambil keputusan, apa yang saudara lakukan atas permasalahan demikian. Bila terdapat kelebihan sumber daya manusia, jawaban yang paling mudah adlah memilih yang paling baik dari semua yang memenuhi syarat. Tetapi permasalahanya lain, jika kekurangan sumber daya manusia. Mungkin tindakan yang dilakukann adalah mendatangkanya dari luar daerah atau Negara lain. Melakukan kerja sama dengan lembaga-lembaga pendidikan, atau mendirikan lembaga pendidikan untuk dapat mendpatkan lulusan yang sesuai kebutuhan sumber daya manusia.

Berbagai rintangan yang mungkin menghambat kegiatan perencanaan sumber daya manusia, dapat bersumber dari dalam maupun luar organisasi. Manajer harus memperhatikan jumlah karyawan yang akan keluar dari perusahaan karena pension, mennggal dunia, tidak dapat bekerja, karena sakit, atau dengan alasan lain. Karyawan tidak bekerja dengan berbagai alasan tersebut akan mengurangi jam kerja, sebagai konsekuensi pekerjaan tidak akan selesai yang berdampak pada penurunan kinerja. Demikian pila, rintangan dapat bersumber dari luar organisasi.Misalnya pengembangan teknologi.Kondisi ekonomi penyedia tenaga kerja, politik dan hukum, serta social dan budaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Theme Designed Bymarksitbd