Zakat

Posted on : Mei 10, 2016 | post in : AGAMA |Leave a reply |

Zakat menurut bahasa, artinya suci, tumbuh, berkah dan terpuji. Menurut istilah (syara’), zakat adalah nama suatu Ibadah wajib yang dilaksankan dengan memberikan sejumlah kadar tertentu dari harta milik sendiri kepada orang yang berhak menerimanya menurut yang ditentukan syari’at Islam.

Ditinjau dari segi bahasa, kata zakat mempunyai beberapa arti, yaitu Al Barokatu “keberkahan”, dan Ash Shalahu “keberesan”. Sedangkan secara istilah, meskipun para ulama mengemukakan dengan redaksi yang agak berbeda antara satu dan lainnya, akan tetapi pada prinsipnya sama, yaitu bahwa zakat itu adalah bagian dari harta dengan persyaratan tertentu, yang Allah Swt mewajibkan kepada pemiliknya, untuk diserahkan kepada yang berhak menerimanya, dengan persyaratan tertentu pula. Hubungan antara pengertian zakat menurut bahasa dan pengertian menurut istilah, sangat nyata dan erat sekali, yaitu bahwa harta yang dikeluarkan zakatnya akan menjadi berkah, tumbuh, berkembang dan bertambah, suci dan bersih (baik). Menurut Lisan Al-Arab arti dasar dari kata zakat, ditinjau dari sudut bahasa, adalah suci, tumbuh, berkah, dan terpuji: semuanya digunakan di dalam Al-Qur’an dan Hadist.

Zakat dari segi istilah fikih berarti “sejumlah harta tertentu yang diwajibkan Allah diserahkan kepada orang-orang yang berhak” di samping berarti “mengeluarkan jumlah tertentu itu sendiri”. Jumlah yang dikeluarkan itu disebut zakat karena yang dikeluarkan itu menambah banyak, membuat lebih berarti, dan melindungi kekayaan itu dari kebinasaaan.

Menurut Didin Hafidhuddin, ditinjau dari segi bahasa zakat mempunyai beberapa arti, yaitu Al-Barakatu ”keberkahan”, Al-Namaa ”pertumbuhan dan perkembangan,” Ath Thaharatu, kesucian, dan Ash Shalahu ”keberesan”. Sedangkan secara istilah yaitu bahwa zakat adalah bagian dari harta dengan persyaratan tertentu yang Allah Swt mewajibkan kepada pemiliknya untuk diserahkan kepada yang berhak menerimanya dengan persyaratan tertentu pula.

Hubungan antara pengertian zakat menurut bahasa dan dengan pengertian menurut istilah, sangat nyata dan erat sekali, yaitu bahwa harta yang dikeluarkan zakatnya akan menjadi berkah, tumbuh, berkembang dan bertambah, suci dan beres (baik).

Zakat wajib ini menururt Al-Qur’an juga disebut sedekah, sehingga sedekah itu adalah zakat dan zakat itu adalah sedekah, berbeda nama tetapi sama artinya. Ada beberapa firman Allah yang menyebutkan bahwa sedekah sama dengan zakat antara lain :

  1. S. 9 ayat 103, artinya (lebih kurang) : “Pengertian sedekah dari kekayaan mereka, kau bersihkan dan sucikan mereka dengan zakat itu”.
  2. S. 9 ayat 58 artinya (lebih Kurang): “Diantara mereka ada yang mencelamu mengenai sedekah-sedekah tetapi jika mereka diberi sedekah itu mereka senang dan jika tidak diberi murkalah mereka”.
  3. S. 9 ayat 60, (lebih kurang): “Sedekah-sedekah itu hanyalah bagi fakir miskin”.

Semua ayat di atas adalah tentang zakat, tetapi diungkapkan dengan istilah shodaqoh. Namun, dalam penggunaaan sehari-hari kata sedekah itu disalahartikan yaitu hanya berarti sedekah yang dituliskan kepada pengemis dan peminta-minta.

Demikianlah Allah telah menjelaskan dalam beberapa firmannya dalam ayat suci Al-Qur’an tentang kewajiban mengeluarkan zakat, sehingga dengan demikian tidak ada lagi perbedaan pendapat di kalangan ulama dan mazhab yang empat seperti yang oleh ulama mengatakan :

Artinya : Semua ulama telah sepakat bahwa zakat merupakan salah satu rukun Islam dan harta yang dikeluarkan itu sama sekali bukanlah untuk Allah, tetapi semata-mata hanya untuk mendekatkan diri kepada Swt, sebagai salah satu bantuan terhadap orang yang dianggap mampu untuk kepentingan umum, fakir, miskin, golongan tertentu atau dengan kata lain, diberikan kepada delapan golongan (Ashnafus samaniah).

Tentang kewajiban zakat ini, Allah Swt selalu menyamakannya dengan sholat, seperti firman Allah Swt. Dalam Al-Qur’an:

Artinya ”kerjakan sholat dan tunaikan zakat”. Zakat ini bukanlah kewajiban terhadap seluruh ummat Islam, tetapi terhadap orang yang tertentu dan dikeluarkan terhadap orang yang tertentu pula. Berkenaan dengan masalah ini, Nabi sendiri telah bersabda: Allah ta’ala telah mewajibkan zakat pada harta orang-orang kaya dan kaum muslimin sejumlah yang dapat melapangi orang-orang miskin diantara mereka. Dan fakir miskin itu tidaklah akan menderita menghadapi kelaparan dan kesulitan sandang, kecuali karena para golongan yang kaya raya.

Dengan memperhatikan Hadist di atas, nampaklah bagi kaum muslimin bagaimana status zakat yang sebenarnya, akan memperoleh hikmah yang luar biasa karena sebagian harta kekayaan yang dikeluarkan oleh si kaya itu adalah merupakan zakatnya, dengan harapan akan mendatangkankesuburan atau akan menyuburkan pahala. Zakat itu tidak asal ditunaikan, tetapi harus dengan menggunakan pengetahuan tentang lingkungan sekitarnya. Dengan zakat harus bisa dan mampu memberantas kemiskinan dan menciptakan kemakmuran di masyarakat sekitarnya. Karena bila tidak dilaksanakan sesuai dengan ketentuan syari’at Islam sulit akan mencapai hikmah kesuburan.

Dari semua pengertian tersebut di atas, maka dapat dipahami sebagai berikut:

  1. Zakat merupakan harta umat untuk umat, dari orang yang wajib membayarnya kepada orang yang berhak menerimanya.
  2. Zakat dapat membersihkan jiwa para muzakki dari sifat-sifat kikir tamak serta membersihkan diri dari dosa dan sekaligus menghilangkan rasa iri dan dengki si miskin kepada si kaya.
  3. Menghilangkan rasa iri hati dan benci orang yang ekonominya lemah terhadap orang yang kaya dan menumbuhkan penghidupan yang serba berkecukupan.
  4. Dengan zakat dapat membentuk masyarakat makmur dan dapat menanggulangi kemisikinan.

 Ahmad Warson Munawwir, 2002, Almunawwir, Cet-XXV, Surabaya, Pustaka Progresif, Hlm 556.

M. Yusuf Qardawi, Hukum Zakat Studi Komparatif mengenai Status dan Filsafat Zakat berdasarkan Qur’an dan Hadist, Jakarta, Lentera Antar Nusa, 2010, Hlm 34.

Didin Hafidhuddin, Zakat dalam Perekonomian Modern, Jakarta Gema Insani, 1998, Hlm 7 .

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Theme Designed Bymarksitbd