LED Infra Merah (IR Led)

Posted on : Desember 5, 2016 | post in : Electro |Leave a reply |

Cahaya infra merah (infra red) merupakan cahaya yang tidak tampak. Jika dilihat dengan spektroskop cahaya maka radiasi cahaya infra merah akan terlihat pada spektrum elektromagnet dengan panjang gelombang di atas panjang gelombang cahaya merah. Radiasi inframerah memiliki panjang gelombang antara 700 nm sampai 1 mm dan berada pada spektrum berwarna merah. Dengan panjang gelombang ini maka cahaya infra merah tidak akan terlihat oleh mata namun radiasi panas yang ditimbulkannya masih dapat dirasakan/dideteksi.

LED Infra Merah merupakan salah satu jenis LED (Light Emiting Diode) yang dapat memancarkan cahaya infra merah yang tidak kasat mata. LED infra merah dapat memancarkan cahaya infra merah pada saat diode LED ini diberikan tegangan bias maju pada anoda dan katodanya. LED infra merah ini dapat memancarkan gelombang cahaya infra merah karena dibuat dengan bahan khusus untuk memendarkan cahaya infra merah, yaitu Galium Arsenida (GaAs). Semakin besar arus yang mengalir maka semakin besar daya pancarnya dan semakin jauh jarak pancarannya, dimana sebuah led infra merah dapat diberikan arus hingga 1 ampere pada mode pulsa dengan durasi yang singkat (frekuensi tinggi). Bentuk fisik dan lambang dari led infra merah adalah sama dengan led pada umumnya.

 Cahaya infra merah tidak mudah terkontaminasi atau teresonan dengan cahaya lain, sehingga dapat digunakan baik siang maupun malam. Aplikasi dari LED infra merah ini dapat digunakan sebagai transmitter remote control maupun sebagai line detektor pada pintu gerbang maupun sebagai sensor pada robot. Aplikasi cahaya infra merah sendiri dapat digunakan sebagai link pada jaringan telekomunikasi atau dapat juga dipancarkan pada fiber optic. Sebagai receiver cahaya infra merah dapat digunakan photodioda, foto transistor maupun modul receiver infra merah.

Pada dasarnya komponen yang menghasilkan panas juga menghasilkan radiasi infra merah termasuk tubuh manusia maupun tubuh binatang. Cahaya infra merah, walaupun mempunyai panjang gelombang yang sangat panjang tetap tidak dapat menembus bahan-bahan yang tidak dapat melewatkan cahaya yang nampak sehingga cahaya infra merah tetap mempunyai karakteristik seperti halnya cahaya yang nampak oleh mata.

 Karakteristik Infra merah

  1. Tidak dapat dilihat oleh mata manusia;
  2. Tidak dapat menembus materi yang tidak tembus pandang;
  3. Dapat ditimbulkan oleh komponen yang menghasilkan panas;
  4. Panjang gelombang pada inframerah memiliki hubungan yang berlawanan atau berbanding terbalik dengan suhu. Ketika suhu mengalami kenaikan, maka panjang gelombang mengalami penurunan;
  5. Memiliki fluktuasi daya tinggi dan dapat diinterfensi oleh cahaya matahari.

 Sumber Inframerah

Sinar matahari langsung mengandung 93 lumens per watt flux radian, yang termasuk di dalamnya yaitu, infrared 47%, cahaya tampak 46%, dan cahaya ultra violet 6% . Sinar infrared terdapat pada pada cahaya api, cahaya matahari, radiator kendaraan atau pantulan jalan aspal yang terkena panas. Saraf pada kulit kita dapat menginderai perbedaan suhu permukaan kulit ,namun kita tidak dapat merasakan sinar infrared.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Theme Designed Bymarksitbd