HUBUNGAN BERAT BADAN LAHIR DENGAN STATUS GIZI BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS

Posted on : Desember 27, 2016 | post in : HASIL PENELITIAN |Leave a reply |

ABSTRAK

Tingginya prevalensi gizi kurang pada balita berhubungan dengan masih tingginya bayi lahir berat badan rendah. Pevalensi BBLR berkisar antara (2-17%) pada periode 1990-2000. Survey 2 hari di Puskesmas dari balita ditemukan 2 orang balita gizi buruk dan 2 orang gizi kurang, sedangkan dari 4 orang balita tersebut sebanyak 1 orang dengan riwayat BBLR dan 3 orang dengan riwayat berat badan lahir normal. Tujuan Penelitian melihat hubungan BBL dengan Status Gizi Balita. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh balita yang berumur 1-5 tahun pada bulan Januari sampai dengan Desember Tahun 2008 yang berjumlah 3.131 balita. Pengambilan sampel dalam penelitian dengan teknik purposive sampling, dengan jumlah sampel yang didapat sebesar 97 orang. Hasil penelitian menunjukkan uji statistik chi-square didapat nilai X2=31.54 dengan p=0.00<0,05 ada hubungan yang bermakna antara BBL dengan status gizi balita. Hasil estimasi resiko didapat nilai 41.50 yang berarti BBLR mempunyai kemungkinan mengalami Status Gizi Buruk 41.50 kali lipat dibandingkan dengan yang BBLN. Ada hubungan yang bermakna antara BBL dengan status gizi balita di Puskesmas Basuki Rahmad Kota Bengkulu

Kata Kunci: BBLR, Status Gizi Balita

Contact person. 081273221213

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Theme Designed Bymarksitbd