HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGAN KUNJUNGAN NEONATAL

Posted on : Desember 29, 2016 | post in : HASIL PENELITIAN |Leave a reply |

ABSTRAK

Hasil wawancara pada petugas Puskesmas, mengatakan ibu melakukan kunjungan neonatal saat bayi usia 0-7 hari saja. Pada kunjungan neonatal kedua pada usia 8-28 hari banyak ibu tidak melakukan kunjungan ke Puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan ibu, kunjungan neonatal dan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu dengan kunjungan Neonatal.

Metode penelitian cross sectional. Populasi penelitian adalah ibu yang melahirkan di wilayah kerja Puskesmas Kota Tais bulan Januari – Mei tahun 2009 yang berjumlah 90 orang. Teknik pengambilan sampel diambil secara total sampling. Pengambilan sampel ini dengan cara mendatangi ibu yang melahirkan bulan Januari – Mei 2009 di wilayah kerja Puskesmas Kota Tais Kabupaten Seluma. Maka dari itu peneliti mengambil sampel keseluruhan dari populasi yang berjumlah 90 orang.

Hasil penelitian menunjukkan dari 90 responden 47 orang memiliki pengetahuan kurang dengan interval skor < mean dan 43 orang pengetahuan baik dengan interval skor ≥ mean, dan dari 90 responden 55 responden kunjungan neonatal tidak lengkap dengan jumlah kunjungan 1 kali dan tidak pernah sama sekali, sedangkan 35 responden kunjungan neonatal lengkap dengan jumlah kunjungan 2 kali. Hasil uji statistik chi square yate’s correction ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan kunjungan neonatal.

Bagi Puskesmas dapat dijadikan sebagai masukan terutama program KIA/KB tentang permasalahan dalam kunjungan Neonatal, sehingga dapat lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat terutama pada ibu-ibu yang mempunyai bayi neonatal.

Kata Kunci: Pengetahuan, Kunjungan Neonatal, Puskesmas Kota Tais

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Theme Designed Bymarksitbd